SELAMAT DATANG DI BLOG PUSKESMAS SUKAMAHI

Minggu, 10 Juni 2012


Demi Peningkatan ASI, Iklan Susu Formula Akan Dibatasi

JUM'AT, 8 JUNI 2012 19:14 wib
Gustia Martha Putri - Okezone
detail berita
Ibu menyusui (Foto: Corbis)
SALAH satu penyebab masih rendahnya tingkat pemberian ASI eksklusif di Indonesia karena masih gencarnya promosi susu formula. Karenanya, iklan susu formula pun akan dibatasi.

"Selain media cetak, promosi susu formula akan dibatasi. Nanti akan dibicarakan lagi bagaimana persyaratannya jika tayang di media elektronik seperti televisi," tutur Direktur Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak (Dirjen Bina Gizi & KIA), Dr. Slamet Riyadi Yuwono, DTM&H, MARS, usai jumpa pers di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Jumat (8/6/2012).

Kendati demikian, iklan susu formula yang dibatasi hanya untuk usia nol hingga enam bulan.

"Peraturan Pemerintah tentang pemberian ASI ini tidak akan mematikan industri susu formula karena pasarnya tetap akan ada. Intinya kan cuma jangan ganggu yang enam bulan ke bawah. Yang lain kan pasarnya masih banyak, termasuk untuk ibu hamil," tambah Slamet.

Slamet menambahkan, nutrisi yang terkandung dalam ASI eksklusif selama enam bulan pertama sangat penting untuk menunjang pertumbuhan anak di masa emas, yakni hingga usia dua tahun. Pada masa-masa emas ini, anak mengalami pertumbuhan sel otak, tulang dan otot, serta pematangan hormon-hormon yang prosesnya tidak akan bisa diulangi lagi di usia-usia berikutnya.
(tty) http://health.okezone.com/read/2012/06/08/483/644048/demi-peningkatan-asi-iklan-susu-formula-akan-dibatasi

Kamis, 10 Maret 2011

Bravo REMANTIK Puri Sentosa Cicau

Maraknya Demam Berdarah pada musim penghujan sekarang ini harus membuat kita semua waspada!Demam berdarah bukannya penyakit ringan, bahkan menjadi penyakit yang menakutkan karena dapat merenggut nyawa. Penyakit yang disebabkan virus dengue dan ditularkan melalui gigitan nyamuk ini, selalu mengincar manusia setiap saat.
Nyamuk dari genus ‘aedes’ betina dapat menularkan DBD dan Cikungunya ke manusia lewat gigitannya, setelah menghisap darah manusia nyamuk akan mengeluarkan air liur. Lewat air liur nyamuk inilah virus dengue tertanam di tubuh manusia. Makanya salah satu cara untuk memutuskan rantai penularan penyakit yang ditularkan oleh nyamuk adalah membunuh jentik atau anak nyamuk agar tidak berkembang menjadi nyamuk dewasa. Cara ini sangat efektif, kalau hanya membunuh nyamuk dewasanya dengan cara fogging atau penyemprotan kurang efektif karena belum tentu semua nyamuk mati terkena bahan kimia fogging karena nyamuk dapat terbang kemana-mana. Selain itu fogging menggunakan bahan kimia insektisida yang tidak bersahabat dengan alam, apabila komposisi bahan kimia tidak sesuai dosis yang dianjurkan lama-lama akan mengakibatkan kekebalan pada tubuh nyamuk. Jadi cara yang paling efektif untuk pencegahan adalah PSN ( Pemberantasan Sarang Nyamuk ).
PSN Dapat dilakukan dengan cara yang sudah kita kenal yaitu 3M Plus yaitu Menguras, Menutup, dan Mengubur Plus memakai anti nyamuk, tidur memakai kelambu, menanam tanaman anti nyamuk, dan memberi ikan pada tempat penampungan air, serta cara-cara yang lain.
SALUT Kepada Ketua RW 07 , Para RT , Kader -Kader Remantik dan seluruh masyarakat Perumahan Puri Sentosa desa Cicau kecamatan Cikarang Pusat! Remantik satu-satunya di wilayah Kec. Cikarang Pusat diharapkan akan menjadi embrio remantik – remantik di wilayah lain. Relawan Pemantau jentik yang sangat berbesar hati untuk meluangkan waktu dan tenaga untuk berkeliling di setiap rumah untuk memeriksa jentik di setiap pojok rumah.Meskipun tidak ada gaji untuk mereka, tapi relawan relawan kita ini sangat gigih berjuang untuk memberantas jentik-jentik agar wilayah Puri Sentosa bisa terhindar dari DBD dan Cikungunnya. Sudah hampir satu tahun di Puri Sentosa telah terbentuk Remantik. Hal ini adalah atas niat kuat dan kegigihan dari Ketua RW 07 Bapak Wahyu, yang dengan tekadnya setelah mengikuti pelatihan remantik yang diadakan Dinas Kesehatan ( P2PL ) pada bulan Mei 2010 langsung bersemangat untuk membentuk Remantik di wilayahnya. Dengan kerjasama antara RW Puri Sentosa dan Puskesmas Sukamahi yang diwakili oleh Promkes dan Bidan Desa Cicau, serta dukungan dari Sekdes Cicau selaku aparat desa maka terbentuklah Remantik Puri Sentosa yang masih aktif sampai sekarang. Bahkan untuk rencana ke depan, Remantik Puri Sentosa Cicau akan mulai mengembangkan sayapnya untuk mencetak kader-kader remantik baru di luar wilayah Perumahan Puri Sentosa, sehingga di harapkan seluruh wilayah Desa Cicau akan lahir remantik -remantik baru, bahkan seluruh kecamatan Cikarang Pusat akan lahir remantik-remantik baru sehingga Cikarang Pusat bisa menekan kejadian DBD dan cikungunya atau bahkan bisa bebas dari DBD dan Cikungunya.
Untuk Wilayah lain yang ingin berbagi ilmu dan pengalaman remantik, boleh menghubungi langsung kepada RW 07 Perumahan Puri sentosa Cicau, Ketua Remantik Puri Sentosa, atau Promkes Puskesmas Sukamahi.Atau bisa datang langsung ke Perumahan Puri sentosa Cicau Kec. Cikarang Pusat.

Minggu, 26 September 2010

JADWAL PENGOBATAN MASSAL FILARIASIS PUTARAN KE III PUSKESMAS SUKAMAHI TAHUN 2010

Pengobatan massal filariasis di Puskesmas Sukamahi Kec. Cikarang Pusat memasuki putaran ke-III. Kegiatan ini rencana akan di mulai secara serempak pada bulan Oktober 2010. Mengawali kegiatan ini telah dilakukan kegiatan sosialisasi Tk Kecamatan yang dilaksanakan pada tanggal 04 Agustus 2010 yang bertempat di Aula Kecamatan Cikarang Pusat yang dihadiri oleh Kepala Desa se Kecamatan Cikarang Pusat beserta staff, Kader TPE, TOGA,TOMA , PKK dan lintas sektor lainnya. Selanjutnya dari tgl 15 s/d 30 September dilaksanakan sosialisasi tingkat desa yang dilaksanakan di desa masing-masing.
Untuk pengobatan sendiri serentak dilaksanakan mulai tgl 04 Oktober s/d  30 Oktober 2010, pelaksanaanya dibagi perdesa. Setiap desa mendapat waktu 3 hari.

Rabu, 14 Juli 2010

Sekilas Puskesmas Sukamahi

Puskesmas Sukamahi merupakan Puskesmas Kecamatan yang terletak di Jl. Raya Sukamahi Desa Sukamahi Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi. Puskesmas Sukamahi baru terbentuk tahun 2002.
Luas wilayah kerja Puskesmas Sukamahi adalah  4.523 km2.Dan terdiri dari 6 desa yaitu desa Sukamahi, desa Cicau, desa Pasiranji, desa Pasir Tanjung, desa Hegar Mukti dan desa Jaya Mukti.Wilayah kerja desa yang paling luas adalah Desa Cicau yaitu 942 km2  dan wilayah kerja paling kecil adalah Desa Jaya Mukti  yaitu 518 km2.Namun malaupun luas wilayahnya paling kecil tapi mempunyai kepadatan penduduk paling besar yaitu 34/km2

Minggu, 11 Juli 2010

Senin, 10 Mei 2010

Bintek hari ke-2

Telapak tanganku baraal,kedinginan.....